Jumat, 22 Agustus 2014


Pada postingan kali ini, saya akan membahas artikel mengenai kategori Bisnis Online, yaitu Cara Mendapatkan Uang dari Blog dengan PPC BLOGGER. Dengan adanya PPC (Pay Per Click) Kliksaya di blog Anda, maka Anda akan menghasilkan komisi tambahan dengan sistem program PPC. Salah satunya program terpercaya PPC BLOGGER, PPC BLOGGER sendiri merupakan salah satu pasar periklanan online yang dibuat khusus untuk wilayah Indonesia. Fungsi utamanya adalah mempertemukan antara pemasang iklan dengan penerbit iklan. Namun disini saya tidak membahas mengenai PPC Blogger itu sendiri, melainkan cara mendapatkan komisi dari Kliksaya, bagaimana caranya? Berikut Cara Mendapatkan Uang dari Blog dengan PPC BLOGGER Kelebihan PPC BLOGGER : PAY OUT BISA MEMLALUI PULSA SANGAT MEMBATU UNTUK BLOGGER YANG TIDAK PUNYA KARTU KREDIT Cara Nya : 
1 Daftar Di : http://PPCblogger.com/ 
2 Isikan identitas valid, ini akan berguna untuk memembayar komisi 
3 Setelah berhasil, klik Daftar
 4 Setelah Tutor 1 - 3 Selesai Lanjut Ke Tutor 5 
5 Klik Member area : 
 6. Kemudian Klik Web Penerbit :
 7. Klik Tambah Web Penerbit
 8. Isi Dengan Web ANDA 
9 Kemudian Klik Tambah 
10. Copy Code Widget Anda Dan Taruh Di BANNER BLOG ANDA 
11. Widget Itu Untuk Pengunjung Blog ANDA Apa bila Anda Yang Meng Klik Anda AKAN DI BAYAR PER CLICK NYA Oleh PPC BLOGGER Publisher komisi iklan Text                               Rp. 275 / unik klik komisi Iklan Gambar 125 X 125     Rp. 375 / unik Klik komisi Iklan Gambar  468 X 60      Rp. 400 / unik Klik komisi Iklan Gambar  300 X 250    Rp. 425 / unik Klik komisi Iklan Gambar  728 X 90      Rp. 450 / unik Klik 12. Pay Out Dari Bank Loka / Pulsa Jika Via Bank Lokal Pay Out Minmal Rp.20.000 = Rp.20.000 Jika Via Pulsa Pay Out Minimal  Rp.11.000 = 10.000 Pulsa Pembayaran Dilakukan Tiap Awal Bulan Dar Tanggal 1 - 5 ( Awal Minggu ) *Jika pembayaran ingin di transfer berupa pulsa. Isikan nama Bank dengan PULSA, Nama Cabang isi dengan Provider Kartu, No.Rekening isikan dengan No HP sedangkan atas nama isikan dengan nama anda. 

Sumber :http://www.gerbang-komputer.com/2014/03/cara-daftar-dan-mendapatkan-uang-dari.html
Copyright http://gerbang-komputer.blogspot.com

Senin, 11 Agustus 2014

jalan menyempit, langit pagi memilin daun-daun bakau
seperti kaupilin rambutmu sebelum terurai oleh angin
ini bukan jalan setapak kerna beribu jejak menyisakan hidup kemarin
rawa-rawa melebar di kiri kanan, sungai menjalar dari laut
“tak ada kabut, cuaca menggulung tambak oleh warna lumpur”
perahu diterkam senyap dermaga
menanti pejalan tiba dari semua penjuru
air pasang ngirimkan sampah organik ke hulu
busuk oleh waktu
di rawa-rawa ini air payau mengalir tanpa kecipak
hutan tumbuh di atasnya
hidup selalu tawar dan asin
prisma nebarkan banyak warna
pohon, cabang, sulur akar, daun menjelaga tanah
terbentur-bentur  ombak gelisah
di daratan katulistiwa, guyuran panas tropika
lumpur mengendap di rawa-rawa
melahirkan akar-akar ke udara
rindu oleh jarak, oleh waktu
menguapkan kristal kata-kata
ke dalam sajak legam
sungguh, air tak mengalir memang
hanya akar selalu nemukan cara
menemu udara dan cahaya
sungguh aku tak mengenali burung-burung itu
hanya cericitnya mendaraskan melodi senyap
petikan gitar yang nyaris tanpa nada
mereka terbang berkelompok-kelompok
dari permadani rumput menyerbu dahan-dahan bakau
dari sepi ke sunyi sebelum tiba di kemah abadi
“tak ada salahnya belajar dari kepak sederhana
tak ada salahnya berkaca pada jelaga rawa-rawa”
ketika tubuh diguyur asin lautan, siapa bisa bertahan
terkoyak kita oleh perih pisau, walau tanpa nganga luka
kangen yang menyengat menimbulkan bilur pada jantung
dari bilik ke bilik kita pun berlari mencari aorta jalan bersua
daun-daun bakau perkasa dalam gelombang dan garam
penampangnya menyajikan perisai kelenjar yang perkasa
“seperti gerak angin, pintu mana bisa menghadangnya”
jejak ini basah memang
lalu kita gambar hati di ceruk lumpurnya

Sabtu, 09 Agustus 2014

Hadits Arba’in Nawawiyah adalah kumpulan 42 hadits Nabi saw yang dikumpulkan oleh Imam Nawawi ra. dan merupakan kitab yang tidak asing bagi kita umat Islam, bukan hanya di Indonesia namun di seluruh dunia. Umat Islam mengenalnya dan akrab dengannya, karena banyak dibahas oleh para ulama dan menjadi rujukan dalam menyebarkan ajaran Islam kepada kaum muslimin berkaitan dengan kehidupan beragama, ibadah, muamalah dan syariah. Mungkin Imam Nawawi dalam mengumpulkan hadits-hadits ini ter inspirasi dengan hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam Ali, Abdullah bin Mas’ud, Mu’adz bin Jabal, Abi Darda, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Anas bin Malik, Abu Hurairah, Abu Sa’id Al-Khudhri –semoga Allah meridhai mereka semua- dari berbagai metode periwayatan- bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang menghafal dari umatku 40 hadits –yang berisi di dalamnya- akan perkara agamanya, maka Allah akan membangkitkannya di hari kiamat nanti bersama golongan para fuqaha dan ulama”.

Hadits Arba'in Annawawiyah
Hadits Arba'in Annawawiyah
Dalam riwayat lain disebutkan, “Allah akan membangkitkannya sebagai seorang faqih dan alim”. Dan dalam riwayat Abu Darda, “Aku pada hari kiamat akan menjadi pemberi syafaat dan saksi“. Dan dalam riwayat Ibnu Mas’ud, “Dikatakan kepadanya: Masuklah kamu pada pintu mana yang kamu suka”. Dan dalam riwayat Ibnu Umar, “Akan ditulis bersama golongan para ulama dan dibangkitkan bersama para syuhada”.

Jumat, 08 Agustus 2014

Potensi Desa

KUDUS-Masyarakat Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, kini mempunyai tiga gua baru yang ditemukan di atas bukit, Pegunungan Kendeng. Gua tersebut ditemukan para pemburu landak desa setempat, 18 Juli 2011 yang lalu. Dengan tiga gua itu, semakin menambah kekayaan desa yang telah dicanangkan sebagai Desa Wisata di Kabupaten Kudus, tahun 2009, tersebut.
Desa Wonosoco yang secara geografis terletak di ujung selatan Kabupaten Kudus, berjarak sekitar 23 kilometer dari pusat pemerintahan. Dengan potensi alam yang dimilikinya, Desa Wonosoco menjadi tujuan masyarakat untuk berwisata. Sebelum ditemukannya tiga gua tersebut, Wonosoco telah memiliki Sendang Dewot, Wayang Klitik dan taman hutan jati yang menjadi kekayaan desa. Menurut Kepala Desa Wonosoco, Sudarmin, gua ditemukan oleh sejumlah orang pemburu landak asal Desa Wonosoco. Mereka secara tidak sengaja menemukan gua karena mengejar landak buruannya yang masuk ke dalam lorong. "Setelah lorong tersebut dibuka para pemburu, ternyata lorong tersebut adalah sebua gua. Saat itu juga mereka melapor kepada saya," kata Sudarmin, saat ditemui di Gazebo Desa, Selasa (20/9) kemarin. Dengan penuh semangat, Sudarmin menceritakan kondisi tiga gua yang ditemukan. Kemudian ia menunjukkan lokasi gua. Untuk ke lokasi gua, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 1 kilometer lebih dari Balai Desa Wonosoco. Kondisi jalan menuju ke lokasi gua belum beraspal, hanya berupa tanah berbatu, namun jalan tersebut dapat dilalui sepeda motor, bahkan mobil. Kondisi jalan sedikit landai, karena lokasi gua terletak di perbukitan. Sepanjang jalan, pengunjung dapat menikmati keindahan hutan jati dan pegunangan yang rindang. Gua yang ditemukan berada di tiga tempat yang berbeda, namun berjarak relatif dekat satu dengan yang lain. Setelah dirembug dengan sesepuh desa, sudarmin mengatakan,  tiga gua tersebut akhirnya dinamakan, Gua Batu Canti, Gua Keraton dan Gua Surodipo. "Dinamakan Gua Batu Cantik, karena di dalam gua terdapat banyak bebatuan kapur yang terlihat sangat cantik. Gua kedua dinamakan Gua Keraton, karena di dalam gua terdapat susunan stataktit dan stalakmit yang menyerupai taman sebuah Keraton. Gua terakhir dinamakan Gua Surodipo karena berdekatan dengan Punden Mbah Surodipo," tutur Sudarmin menjelaskan.  Sudarmin menambahkan, di Gua Keraton terdapat bebatuan kapur yang menyerupai Naga. Di sana juga terdapat sumur sedalam 14 meter yang mengeluarkan air jernih. Air tersebut dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Untuk pengelolaan gua, Pemerintah Desa Wonosoco telah membentuk paguyuban yang di dalamnya terdapat 55 orang. Mereka bertugas untuk berjaga, dan mendata pengunjung yang datang. Setiap hari secara bergiliran, mereka datang ke gua untuk mendata pengunjung yang datang, selain itu juga menemani setiap pengunjung atau menjadi tour gaet. Bagi pengunjung yang datang, pengelola telah menyiapkan senter sebagai penerangan di dalam gua. "Hingga saat ini, ada ribuan pengunjung yang telah datang dan melihat ke tiga gua. Pengunjung yang datan, selain untuk melihat keindahan gua, juga mengambil air di Gua Keraton untuk penyembuhan penyakit," kata Sudarmin. Menurut data yang dihimpun, pengunjung yang datang tidak hany dari Kudus, namun dari Jepara, Pati, Demak, Grobokan, bahkan dari Semarang, Jakarta dan Surabaya. Sudarmin berharap, Pemerintah Kabupaten Kudus dapat membantu pengelolaan dan perawatan gua. Sarana jalan menuju lokasi gua menurutnya perlu diperbaiki, pengadaan tempat sampah dan perlengkapan lain juga sangat dibutuhkan. Selain itu, media sosialisasi wisata juga diharapkan dapat disediakan oleh Pemerintah Kabupaten.  Salah satu pengunjung asal Semarang, Fauzan (24) mengaku terpukau dengan keindahan stalakmit dan stalaktit di dalam gua. Menurutnya, ke tida gua memiliki keindahan yang sama meski memiliki karakteristik yang berbeda. "Selain indah, ketiga gua ini tidak berbau seperti gua lain yang pernah saya kunjungi," kata Fauzan. Ia menambahkan, pengelola harus mewaspadai tangan-tangan pengunjung yang jahil, dengan mencorat-coret gua, serta merusak stalakmit dan stalaktit. - See more at: http://seputarkudus.blogspot.com/2012/09/tiga-gua-eksotis-desa-wonosoco.html#sthash.mlqntrDW.dpuf